Dalam acara akhir pekan lalu, di Gedung Setkab Jakarta Pusat, Sekretaris Kabinet Kolonel Inf. Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan dari Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ibu Ina Lepel. Pertemuan tersebut menandai perpisahan Dubes Ina yang akan mengakhiri tugasnya di Indonesia.
Kolonel Teddy menyampaikan bahwa kedatangan Duta Besar Ina bertujuan untuk membahas kemajuan hubungan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Jerman, serta menyampaikan permohonan pamit karena memasuki periode akhir masa jabatannya. Melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet, Kolonel Teddy mencatat, “Saya merasa senang dapat bertemu dengan Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ibu Ina Lepel, pada akhir pekan ini.”
Kolonel Teddy menegaskan bahwa hubungan kerja sama yang telah terjalin selama ini antara Indonesia dan Jerman, yang telah mencapai usia 73 tahun, akan terus diperkuat. Ia menyatakan, “Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Kanselir Friedrich Merz, hubungan bilateral akan semakin erat dan mendalam.” Kolonel Teddy menekankan pentingnya kemitraan dengan Jerman, khususnya dalam memfasilitasi kerja sama di sektor-sektor strategis seperti ekonomi, perdagangan, energi terbarukan, inovasi industri, dan pendidikan.
Sebagai negara maju global, Jerman telah menunjukkan dukungan dengan mengirimkan delegasi ke acara pelantikan Presiden Prabowo, menggantikan Presiden Jokowi pada tahun 2024. Kolonel Teddy menambahkan, “Jerman sebagai salah satu pendiri Uni Eropa, yang memiliki kekuatan ekonomi terkemuka secara global, serta kekuatan ekonomi nomor tiga di dunia, menunjukkan komitmennya terhadap hubungan baik dengan Indonesia.”
Pada acara pelantikan Presiden Prabowo ke-8 pada tanggal 20 Oktober 2024, di hadiri juga oleh utusan khusus dan mantan Presiden Republik Federal Jerman, Yang Mulia Christian Wulff, yang menjadi bukti nyata dari hubungan bilateral yang kuat dan terus berkembang antara Indonesia dan Jerman.





