Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan dedikasi organisasi untuk menyelenggarakan pertandingan tim nasional di berbagai daerah di Indonesia. Inisiatif ini mencakup rencana untuk mengadakan pertandingan bagi timnas U-17 dan U-20 di wilayah Papua dan Kalimantan.
Erick menyampaikan, “Tim nasional tidak semestinya hanya bermain di Jakarta. Kita perlu berani membawa timnas ke seluruh penjuru Indonesia.” Pernyataan ini diungkapkan setelah pertandingan FIFA Match Day melawan Taiwan yang berlangsung di Stadion GBT Surabaya pada hari Jumat (5/9) malam.
Erick memberikan contoh keberhasilan penyelenggaraan Piala Kemerdekaan 2025 di Sumatera Utara, yang berhasil menarik lebih dari 50.000 penonton. Dia menilai, antusiasme tinggi terhadap pertandingan timnas di berbagai wilayah menunjukkan potensi besar yang ada.
“Oleh karena itu, tidak menutup kemungkinan kami akan membawa timnas U-17 dan U-20 Indonesia ke Kalimantan dan Papua,” ujar Erick yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN tersebut.
Erick juga menyinggung pertandingan persahabatan FIFA Match Day di Surabaya dan kompetisi Kualifikasi Piala Asia U-23 di Sidoarjo, yang dilaporkan mendapat sambutan hangat dari para penggemar. PSSI menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas kelancaran penyelenggaraan acara tersebut.
Sebelumnya, kepala pemandu bakat timnas Indonesia, Simon Tahamata, menyampaikan kritik terhadap keputusan PSSI yang memilih lokasi pertandingan di luar Jakarta. Menurut Simon, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta seharusnya menjadi markas utama timnas karena selalu memiliki dukungan penonton yang besar.





