By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
My IndonesiaMy IndonesiaMy Indonesia
Font ResizerAa
  • Home
  • Nasional News
  • Internasional
  • Sport
  • Analysis
  • Contact
Reading: ‘Kasih Tahu Bagaimana Dia Gugur’ Mo Salah Sikat UEFA Soal Pele dari Palestina
Share
Font ResizerAa
My IndonesiaMy Indonesia
  • ES Money
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Categories
    • Nasional News
    • Internasional
    • Sport
    • Analysis
  • Contact
Have an existing account? Sign In
Follow US
Home » Blog » ‘Kasih Tahu Bagaimana Dia Gugur’ Mo Salah Sikat UEFA Soal Pele dari Palestina
Sport

‘Kasih Tahu Bagaimana Dia Gugur’ Mo Salah Sikat UEFA Soal Pele dari Palestina

dimas
Last updated: August 10, 2025 1:07 pm
dimas
Published: August 10, 2025
Share
SHARE

Blog Indonesia, LONDON – Pemain Liverpool, Mohamed Salah, pada Sabtu mengkritik unggahan Badan Sepak Bola Eropa (UEFA) mengenai kematian Suleiman Al-Obeid, yang dikenal sebagai “Pele Palestina”. Unggahan UEFA hanya menyampaikan belasungkawa tanpa menyebutkan fakta bahwa Al-Obeid gugur syahid akibat serangan militer Israel.

Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) menyatakan bahwa Al-Obeid (41 tahun) tewas akibat serangan Israel yang menargetkan warga sipil yang sedang mencari bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza selatan pada hari Rabu minggu lalu.

Dalam sebuah postingan singkat di media sosial X, UEFA menyebut mantan anggota tim nasional itu sebagai “talenta yang memberikan harapan bagi banyak anak, bahkan di masa-masa terberat sekalipun.”

UEFA tidak memberikan respons segera terkait pertanyaan mengenai bagaimana Al-Obeid meninggal dunia, di mana, dan mengapa, sebagaimana yang diungkapkan dalam unggahannya.

Salah, yang merupakan bintang Liga Premier berusia 33 tahun, sebelumnya telah mendorong agar bantuan kemanusiaan diizinkan masuk ke Gaza selama konflik yang telah berlangsung hampir dua tahun. Ia memiliki hubungan dekat dengan Gaza karena asal-usulnya dari Mesir.

Bisakah Anda menjelaskan bagaimana dia meninggal, di mana, dan mengapa? https://t.co/W7HCyVVtBE

— Mohamed Salah (MoSalah) August 9, 2025

PFA kemudian menerbitkan pernyataan di halaman Facebook-nya yang terkait dengan Presiden UEFA Aleksander Ceferin, dengan menyoroti Al-Obeid sebagai bukti harapan yang tumbuh di hati orang-orang meskipun menghadapi kesulitan.

“Dia memberikan bakat dan dedikasinya kepada anak-anak Gaza dan memberikan harapan mereka untuk berkembang meskipun menderita,” bunyi pernyataan tersebut. “Kematiannya merupakan kehilangan besar bagi dunia sepak bola dan semua orang yang mengakui kekuatan olahraga untuk menyatukan masyarakat.”

PFA melaporkan pada Sabtu bahwa 325 pemain, pelatih, administrator, wasit dan anggota dewan klub di komunitas sepak bola Palestina telah tewas akibat konflik Israel-Hamas sejak Oktober 2023.

Para pesepakbola Palestina telah menjadi target langsung serangan Israel di Gaza. Bintang sepak bola tersebut merupakan anggota komunitas olahraga ke-662 yang syahid di Gaza sejak awal perang, tambah PFA.

Al-Obeid, yang dikenal sebagai penyerang dan pemain sayap yang berbakat, menjadi terkenal di awal tahun 2000-an dan tetap menjadi salah satu pemain Palestina yang paling dihormati selama lebih dari satu dekade.

Ia mencetak gol internasional pertamanya untuk Palestina melawan Yaman dalam Kejuaraan Federasi Sepak Bola Asia Barat 2010. “Selama kariernya yang panjang, Al-Obeid mencetak lebih dari 100 gol, menjadikannya salah satu bintang paling menonjol dalam sepak bola Palestina,” kata asosiasi sepak bola tersebut.

Ia juga mewakili tim nasional selama kualifikasi Piala Challenge Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) 2012 dan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014. Al-Obeid memenangkan penghargaan Sepatu Emas Liga Premier Jalur Gaza selama tiga musim berturut-turut pada tahun 2016, 2017, dan 2018.

Ia adalah pemain tim nasional Palestina ketiga yang gugur akibat serangan Israel selama genosida tersebut. Mouyin Al-Maghribi dan Mohammed Barakat masing-masing tewas pada bulan Januari dan Maret 2024.

Komite Olimpiade Palestina menyatakan bahwa setidaknya 13 atlet dan pelatih Palestina telah syahid bulan ini karena pasukan pendudukan Israel terus melakukan kejahatan dan pembantaian terhadap warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat.

Sejak 7 Oktober 2023, Israel tidak hanya menghancurkan infrastruktur, rumah sakit, dan sekolah di Gaza, tetapi juga secara sistematis menargetkan sektor olahraga Palestina, yang merupakan pilar penting dalam identitas nasional.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada 29 Juli 2025, Komite Olimpiade Palestina (POC) melaporkan bahwa pada bulan Juli saja, rezim Israel telah menewaskan 40 atlet Palestina di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki.

“Setiap hari, babak baru tragedi olahraga Palestina terungkap. Para atlet ini tidak tewas di medan perang; mereka terbunuh saat mengejar anak-anak mereka atau mencari air dan obat-obatan. Perang kelaparan ini kini menimpa para atlet, sama seperti yang terjadi pada dokter dan warga sipil,” demikian pernyataan tersebut.

Sejak Israel memulai perang genosida di Gaza, rezim tersebut telah menewaskan sedikitnya 61.158 warga Palestina dan melukai 151.442 orang, sebagian besar adalah anak-anak dan perempuan.

Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) telah menunda keputusan atas proposal Palestina untuk menangguhkan Israel dari sepak bola internasional terkait genosida di Jalur Gaza yang menewaskan banyak pemain sepak bola. Langkah ini kontras dengan sikap FIFA pada 2022 yang dengan cepat melarang Timnas Rusia bertanding setelah serangan ke Ukraina.

Sumber: Republika

Legenda Porto Jorge Costa Meninggal dalam Usia 53 Tahun karena Henti Jantung
Hasil Kongres PSSI, Daerah Jadi Ujung Tombak Pembangunan Sepak Bola Nasional
Kualifikasi Piala Dunia: Norwegia Babat Italia Tiga Gol tanpa Balas
‘Kasih Tahu Bagaimana Dia Gugur’ Mo Salah Sikat UEFA Soal Pele dari Palestina
Bintang Sepak Bola Palestina Syahid di Tangan Israel Saat Tunggu Bantuan Kemanusiaan
TAGGED:israel bunuh pele palestinamo salahpembunuhan pele palestinasuleiman ahmed zaid al-obeidsuleiman al-obeid
Share This Article
Facebook Email Print
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

Popular News
Sport

Erick Targetkan Miliano Jonathans Ikut Uji Coba Timnas Lawan Kuwait dan Lebanon

dimas
dimas
August 18, 2025
Hasil Kongres PSSI, Daerah Jadi Ujung Tombak Pembangunan Sepak Bola Nasional
Wagub Kaltim: Program Gratispol Terus Berjalan
Melawan Saat Ditangkap, Babinsa TNI Gadungan yang Curi Perhiasan Emas, Motor dan HP di Gowa Ditembak
Prabowo-MBZ Dorong Negara Timteng Bersatu Hadapi Dinamika Geopolitik
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics

Categories

  • Nasional News
  • Internasional
  • Sport
  • Pendidikan
  • Analysis
  • Bina Sarana Informatika
  • Jabodetabek Nusantara
  • Kalam
  • News Analysis
  • Dunia Kampus

About US

© 2025 My Indonesia Blog. All rights reserved. Empowering 20 million voices across the archipelago. your trusted source for independent, accurate, and impactful news. Stay informed. Stay inspired. Stay Indonesian.
Quick Link
  • Home
  • Nasional News
  • Internasional
  • Sport
  • Analysis
  • Contact
Top Categories
  • The Escapist
  • U.K NewsHot
  • Entertainment
  • ES Money

Subscribe US

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

© 2025 My Indonesia Blog. All rights reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?