Jakarta – Indonesia dan Belarus mengukuhkan kerjasama baru di berbagai bidang. Dalam kunjungan pertamanya ke Indonesia, Menteri Luar Negeri Belarus, H.E. Maxim Ryzhenkov, menyetujui langkah-langkah strategis yang mencakup peningkatan kerja sama ekonomi, ketahanan pangan, investasi, serta pengembangan budaya dan pendidikan.
Selama acara pertemuan diplomatik tersebut, Konsul Kehormatan Belarus di Surabaya-Indonesia, H.E. Darmawan Utomo, menyelenggarakan acara makan malam bersama Menlu Belarus, didampingi Duta Besar Belarus untuk Indonesia, H.E. Raman Ramanouski, beserta delegasi Belarus, yang diadakan di Wisma Habibie Ainun, Jakarta, pada hari Selasa (5/8/2025) melalui siaran pers.
Acara makan malam ini merupakan ungkapan penghargaan dan apresiasi atas kunjungan Menteri Luar Negeri Belarus dan delegasinya. Darmawan Utomo, yang bertugas sebagai Konsul Kehormatan Belarus di Surabaya sejak tahun 2015, berharap kerjasama ini membuka jalan bagi peluang kolaborasi yang lebih konkret antara Belarus dan berbagai pihak di Indonesia, terutama dalam bidang perdagangan, investasi, pendidikan, dan inisiatif berkelanjutan.
Menlu Belarus menyampaikan surat ucapan terima kasih langsung dari Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, kepada Konsul Kehormatan Belarus di Surabaya atas dedikasi dan kontribusinya dalam memfasilitasi kerja sama ekonomi, sosial, dan budaya, khususnya dengan melibatkan berbagai elemen di tingkat lokal.
Darmawan Utomo memuji kesepakatan penting yang dicapai oleh Menteri Luar Negeri Belarus selama berada di Indonesia, termasuk Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU).
Ia optimis bahwa inisiatif-inisiatif tersebut akan menciptakan peluang baru untuk kolaborasi di sektor teknologi dan alat berat, serta investasi dan pertukaran antar masyarakat.
Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Hashim Djojohadikusumo, Aryo Djojohadikusumo, Berlian Helmy, Andi Rahardian, Mochammad Nur Arifin, dan Nadia Sofia Habibie, semakin memperkaya acara tersebut.
Momen penyambutan hangat bagi delegasi Belarus ini mencerminkan komitmen untuk mempererat hubungan lintas sektor antara kedua negara. Interaksi informal yang bermakna ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi baru antara pelaku usaha, lembaga pendidikan, dan komunitas strategis di Indonesia, terutama dari wilayah timur, dengan mitra potensial di Belarus. Acara ini merupakan wujud nyata diplomasi yang berbasis pada hubungan antar masyarakat dan memperkuat peran Surabaya sebagai pusat aktif dalam mendukung agenda kerja sama internasional yang inklusif dan berkelanjutan.





