Pendaftaran 1000 Petugas Damkar Jakarta Resmi Dibuka
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi mengumumkan pembukaan seleksi untuk 1.000 petugas pemadam kebakaran (damkar). Proses pendaftaran akan dilaksanakan mulai Selasa (12/8/2025) hingga Kamis (14/2/2025).
Informasi mengenai rekrutmen ini diunggah melalui akun resmi Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi Jakarta (@humasjakfire) dan pendaftaran dapat dilakukan secara daring atau online mulai besok. Pelamar dapat mengakses formulir pendaftaran melalui situs web resmi Pemprov Jakarta.
Setelah tahap pendaftaran, Dinas Gulkarmat akan mengumumkan hasil seleksi administrasi pada Jumat (15/8/2025). Bagi pelamar yang lolos, mereka akan melanjutkan ke tahap pembuktian dokumen secara daring melalui situs web Suku Dinas Gulkarmat masing-masing kota pada tanggal 19-22 Agustus 2025, dengan pengumuman hasil seleksi pada 25 Agustus 2025.
Tahap selanjutnya adalah tes fisik yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus hingga 12 September 2025, di Brigif 1/Jaya Sakti, Kalisari, Jakarta Timur, dengan pengumuman hasil tes pada 18 September 2025.
Tes fisik merupakan bagian dari proses seleksi akhir untuk rekrutmen petugas damkar. Pelamar yang dinyatakan lulus akan menandatangani kontrak pada tanggal 1 Oktober 2025.
Persyaratan Pelamar:
A. Persyaratan Umum
1) Warga Negara Indonesia (WNI).
2) Diutamakan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jakarta.
3) Berusia minimal 18 tahun 0 bulan 0 hari dan maksimal 30 tahun 0 bulan 0 hari pada saat pendaftaran.
4) Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
5) Melampirkan surat lamaran yang ditujukan kepada Kepala Sudin Gulkarmat Kota yang dituju.
6) Melampirkan daftar riwayat hidup/CV sesuai format terlampir.
7) Melampirkan foto berwarna ukuran 4×6 dengan background merah, 2 lembar.
8) Melampirkan scan ijazah asli minimal SLTA/sederajat.
9) Melampirkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian Republik Indonesia yang masih berlaku.
10) Melampirkan Surat Keterangan Sehat dari puskesmas/RS pemerintah berisi keterangan sehat, tinggi berat badan, dan tidak buta warna.
11) Terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan dengan melampirkan FC berwarna Kartu BPJS Kesehatan yang masih berlaku.
12) Menandatangani surat pernyataan yang berisi: tidak takut ketinggian, tidak takut dengan kegelapan dan ruangan sempit/terbatas, bersedia menerima upah berdasarkan ketentuan yang berlaku di Pemprov Jakarta, tidak menuntut untuk diangkat sebagai ASN, tidak pernah dilakukan pemutusan kontrak sepihak karena melanggar perjanjian kontrak PJLP di Pemprov Jakarta, hanya mendaftar di satu Sudin Gulkarmat, tidak terdaftar sebagai PJLP, akan melampirkan Surat Keterangan Bebas Narkoba dari RS pemerintah/swasta/instansi yang berwenang setelah dinyatakan Lulus. Pelamar wajib mengikuti seluruh tahapan rekrutmen dan mengikuti semua jadwal, peraturan dan prosedur yang ditetapkan panitia serta menerima semua keputusan panitia yang tidak dapat diganggu gugat.
13) Memiliki SIM B1, menjadi pertimbangan penilaian.
B. Persyaratan Khusus
1) Laki-laki, berbadan sehat jasmani dan rohani.
2) Pendidikan minimal SLTA/sederajat.
3) Tinggi badan minimal 165 cm.
4) Sehat jasmani/rohani, dan tidak buta warna.
5) Tidak takut ketinggian dan tidak memiliki phobia gelap/ruang tertutup.
6) Tidak bertato dan bertindik.
7) Memenuhi syarat tes fisik (kesegaran jasmani)/kesamaptaan.
Gubernur Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa rekrutmen ini terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia. Pelamar dari luar Jakarta tetap dapat mengikuti proses seleksi.
“Ya tentunya seperti yang saya sampaikan, kalau pendaftaran itu kan terbuka. Jakarta itu kota terbuka,” kata Anung pada Jumat (8/8/2025).
Meskipun demikian, Anung menegaskan bahwa Pemprov Jakarta tetap memprioritaskan warga Jakarta dalam proses rekrutmen. Pelamar dari luar Jakarta harus memenuhi kualifikasi yang lebih tinggi untuk diterima.
“Misalnya lah, kalau nilainya sama, saya akan perintahkan ambil orang Jakarta,” ujar Anung.
Proses rekrutmen akan dilakukan secara transparan dan gubernur telah memberikan atensi khusus kepada Dinas Gulkarmat agar proses seleksi benar-benar transparan.
“Tadi saya sudah panggil Kepala Dinas Damkar, dan saya minta untuk dilakukan secara transparan,” kata Anung.





